Adu Cerdas di Panggung Fahm Al-Qur’an: Persaingan Ketat Babak Penyisihan MTQ XXXI Sultra di Konawe
KONAWE – Suasana di lokasi perlombaan Cabang Fahm Al-Qur’an (Musabaqah Fahmil Qur’an) pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, Rabu (24/6/2026), berlangsung sangat tegang dan penuh antusiasme.
Babak penyisihan ini menjadi ajang pembuktian kualitas penguasaan ilmu keislaman dan pemahaman Al-Qur’an bagi para peserta dari berbagai daerah. Fokus perhatian penonton dan dewan hakim tertuju pada penampilan tiga regu putri yang bertanding memperebutkan posisi terbaik untuk melaju ke babak selanjutnya. Tiga regu putri yang berhadapan dalam sesi penyisihan kali ini adalah Kafilah dari Kabupaten Konawe, Kota Bau-Bau, dan Kabupaten Konawe Selatan.
Cabang Fahm Al-Qur’an memang dikenal sebagai salah satu cabang yang paling menguras konsentrasi. Peserta dituntut tidak hanya memiliki pengetahuan luas mengenai tafsir, tajwid, hingga sejarah Islam, tetapi juga harus memiliki kecepatan dalam menekan tombol serta ketepatan dalam menjawab pertanyaan yang dilemparkan oleh dewan juri.
Sorak sorai penonton kembali memuncak saat sesi pertanyaan rebutan berlangsung. Ketiga regu saling kejar mengejar poin dengan selisih yang sangat tipis. Hingga akhir sesi, ketegangan masih terasa, namun sportivitas tetap dijunjung tinggi oleh para peserta dari ketiga daerah tersebut.
Hasil akhir dari babak penyisihan ini akan segera diumumkan oleh Dewan Hakim, yang nantinya akan menentukan siapa yang berhak melanjutkan langkah ke babak semifinal demi memperebutkan gelar juara di MTQ XXXI Provinsi Sulawesi Tenggara.