Lomba Hafalan 30 Juz dan Tafsir Al-Qur'an Warnai Hari Pertama MTQ XXXI Sultra di Konawe

24 June 2026 FERIYANDI SUSANTO, S.Ikom
Lomba Hafalan 30 Juz dan Tafsir Al-Qur'an Warnai Hari Pertama MTQ XXXI Sultra di Konawe

Unaaha, 24 Juni 2026 – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipusatkan di Kabupaten Konawe berlangsung semarak. Memasuki hari pertama perlombaan, Rabu (24/6/2026), sejumlah cabang musabaqah mulai dipertandingkan, termasuk cabang Hafalan Al-Qur'an 30 Juz dan Tafsir Al-Qur'an yang menjadi salah satu cabang paling bergengsi dalam ajang tersebut. MTQ XXXI Sultra sendiri berlangsung pada 23–28 Juni 2026 dan diikuti oleh kafilah dari 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.


Pada cabang Hafalan Al-Qur'an 30 Juz, para hafiz dan hafizah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghafal seluruh isi Al-Qur'an dengan ketepatan bacaan, tajwid, serta kelancaran yang menjadi aspek utama penilaian dewan hakim. Peserta tampil percaya diri saat menjawab berbagai pertanyaan dan sambungan ayat yang diberikan oleh majelis hakim.


Sementara itu, cabang Tafsir Al-Qur'an juga menyita perhatian masyarakat yang hadir di arena perlombaan. Dalam cabang ini, peserta tidak hanya dituntut memiliki hafalan yang kuat, tetapi juga kemampuan memahami kandungan ayat, menjelaskan makna, serta menguraikan pesan-pesan Al-Qur'an secara sistematis dan komunikatif. Aspek pemahaman tafsir menjadi bagian penting dalam penilaian, selain kemampuan menjelaskan hubungan antar ayat dan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Panitia pelaksana menyebutkan bahwa cabang hafalan dan tafsir merupakan wahana untuk melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur'an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Semangat para peserta mencerminkan hasil pembinaan yang dilakukan oleh masing-masing daerah sebelum mengikuti MTQ tingkat provinsi.


Pelaksanaan MTQ XXXI Sultra mengusung semangat membangun insan Qurani yang berakhlak dan berdaya saing. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Islam, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an.


Masyarakat Konawe yang memadati sejumlah arena perlombaan memberikan dukungan dan apresiasi kepada para peserta. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa MTQ tidak hanya menjadi milik para kafilah, tetapi juga menjadi perayaan syiar Islam yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.


Reporter : Feriyandi Susanto Maane
Editor : Redaksi
Lokasi : Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara
Tanggal : 24 Juni 2026

Bagikan: