Lomba Hafalan Al-Qur'an 30 Juz dan Tafsir Al-Qur'an Bahasa Arab Memasuki Hari Kedua MTQ XXXI Sultra 2026
Konawe, 25 Juni 2026 – Cabang Lomba Hafalan Al-Qur'an 30 Juz dan Tafsir Al-Qur'an Bahasa Arab pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 memasuki hari kedua pelaksanaan, Kamis (25/6). Perlombaan yang berlangsung di Kabupaten Konawe ini diikuti peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara yang telah melalui proses seleksi di daerah masing-masing.
Pada hari kedua, para peserta menjalani tahapan ujian hafalan dan pemahaman tafsir Al-Qur'an dalam Bahasa Arab di hadapan dewan hakim. Suasana lomba berlangsung khidmat dengan para peserta menunjukkan kemampuan menghafal 30 juz Al-Qur'an sekaligus menjelaskan kandungan ayat berdasarkan referensi tafsir yang telah ditentukan.
Cabang ini menjadi salah satu kategori yang memiliki tingkat kesulitan tinggi karena peserta tidak hanya dituntut memiliki hafalan yang kuat dan akurat, tetapi juga harus menguasai pemahaman tafsir serta kemampuan berbahasa Arab yang baik. Dewan hakim memberikan pertanyaan yang menguji kemampuan peserta dalam menjelaskan makna ayat, kandungan hukum, serta pesan-pesan Al-Qur'an secara komprehensif dalam Bahasa Arab.
Sejumlah peserta tampil dengan performa yang mengesankan. Kelancaran hafalan dan ketepatan dalam menjawab pertanyaan menjadi penilaian penting yang menentukan hasil akhir perlombaan. Para official dan pendamping kafilah turut memberikan dukungan penuh kepada peserta yang tengah berjuang membawa nama daerah masing-masing.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ XXXI Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa cabang Hafalan Al-Qur'an 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab merupakan wahana untuk melahirkan generasi Qur'ani yang tidak hanya hafal Al-Qur'an, tetapi juga memahami kandungan dan mampu mengkomunikasikan pesan-pesan Al-Qur'an dalam bahasa internasional umat Islam.
Pelaksanaan MTQ XXXI Sulawesi Tenggara di Konawe tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar-kafilah serta memperkuat syiar Islam di Bumi Anoa. Antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan menunjukkan tingginya dukungan terhadap upaya pembinaan generasi pencinta Al-Qur'an.
Dengan berlanjutnya perlombaan hingga hari kedua, diharapkan seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga MTQ XXXI Sulawesi Tenggara Tahun 2026 mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan mufassir terbaik yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.